Salah satu evaluasi yang sering saya lakukan ketika hendak membeli sesuatu adalah "Apakah hal ini penting dan urgent untuk dibeli?" Saya ulangi lagi dan lagi pertanyaan tersebut pada diri saya sendiri hingga hati saya merasa mantap untuk memutuskan. Setelah mantap untuk memutuskan membeli atau tidak baru saya meminta izin dan pertimbangan suami. Suami yang lebih rasional melihat dari kacamata yang berbeda dari saya. Sehingga saya mendapat masukan-masukan terkait barang yang saya beli.
Kebiasaan ini saya mulai kenalkan kepada hafidz. Pada awalnya saya kenalkan tentang kebutuhan akan makan. Ketika waktu makan utama biasanya dia suka mencari makanan lain sebagai camilan pada waktu makan utamanya. Saya beritahukan pada Hafidz bahwa makan utama ini adalah kebutuhannya Hafidz yang harus didahulukan. Kalau tidak makan nanti Hafidz lapar. Camilan-camilan yang Hafidz miliki ini bisa dimakan nanti setelah makan.
Hafidz saat ini masih agak susah untuk menekan egonya dalam mendahulukan kebutuhan daripada keinginan. Semoga perlahan-lahan dia bisa mengerti maksud saya dan lebih mendahulukan kebutuhan daripada keinginan.
#Hari7
#Tantangan10Hari
#GameLevel8
#KuliahBunsayIIP
#RejekiPastiKemuliaanYangDicari
#CerdasFinansial
0 comments:
Posting Komentar