Welcome to my blog temans.... Jangan lupa tinggalkan comment yaa...
Tampilkan postingan dengan label My Family My Team. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Family My Team. Tampilkan semua postingan

Aliran Rasa Tantangan Family Project

Sabtu, 15 April 2017
0 comments

Aliran Rasa Tantangan Family Project

Jujur setelah menjalankan family project selama 10 hari memang ada yang berbeda dibandingkan hari biasa. Ketika menjalankan Family Project kami merasa setiap hari harus menjadi lebih baik dari sebelumnya, dengan menuliskan family project,kita jadi lebih tau mana yang selama ini masih kurang dan harus diperbaiki.
Kerjasama dengan suami juga semakin solid, karena kita bekerja sama demi mencapai tujuan yang sama. Komunikasi yang selama ini monoton, itu-itu saja menjadi lebih hidup. Intinya hari demi hari menjadi lebih bermakna bagi kami sekeluarga.

Terima kasih untuk fasilitator dan tim bunda sayang atas materi family projectnya. Semoga kami bisa istiqomah dalam menjalankan family project kami.

#Aliranrasa
#Myfamilymyteam
#kuliahbunsayiip

Baca selengkapnya »

Family Project Kami : Ayo Usir Penyakit - Hari keenam

Kamis, 06 April 2017
0 comments

Hari ini Alhamdulillah hafidz kesembuhannya sudah mencapai 80%. Ingusnya masih kadang muncul. Batuknya sudah jarang sekali muncul.

Tadi pagi waktu sarapan hafidz muntah. Lumayan banyak. Sekalian mengeluarkan dahak-dahak nya. Otomatis acara makan kami stop dahulu. Setelah beberapa jam kemudian dia minta makan lagi.

Setelah hafidz sembuh, kami akan tetap ikhtiar untuk mencegah penyakit datang ke tubuh hafidz yaitu dengan madu, habbatussauda, rajin menjemur hafidz, dan vitamin penambah daya tahan tubuh. Semoga ikhtiar ini akan bisa menambah daya tahan tubuh hafidz.

Setelah sembuh dari sakit, PR bunda seperti biasa adalah boost BB hafidz. Bagaimana menyajikan makanan yang enak, tanpa gorengan, namun bisa boost BB hafidz. Bunda harus browsing- browsing resep lagi nih.

#TantanganHariKe10
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

#ODOPfor99days
#day29

Baca selengkapnya »

Family Project Kami : Ayo Usir Penyakit - Hari Kelima

0 comments

Alhamdulillah di Hari kelima hafidz sakit sudah banyak kemajuan yang signifikan. Batuk-batuknya sudah banyak berkurang, walaupun suaranya kadang masih serak. Ingusnya juga sudah kering, bobonya bisa nyenyak dan sudah bisa menyusu dengan tenang.

Treatment masih terus kami lakukan. Diantaranya adalah menjemur hafidz di pagi hari, pemakaian balsem di dada dan punggung hafidz, menepuk-nepuk dada dan punggung hafidz, konsumsi madu dan habbatussauda.

Alhamdulillah makannya hafidz juga sudah bertambah banyak dan keinginan untuk ngemilnya semakin besar. Tapi kami masih menghindarkan hafidz dari makan buah dan gorengan terlebih dahulu agar batuknya bisa sembuh.

Evaluasi : Di dalam fase penyembuhan ini, tetap harus konsisten dengan apa yang sudah dilakukan agar penyembuhan semakin cepat. PR nya bagaimana agar hafidz daya tahan tubuhnya semakin kuat untuk mencegah virus dan bakteri menyerang tubuhnya hafidz

#TantanganHariKe9
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

#ODOPfor99days
#days28

Baca selengkapnya »

Family Project Kami : Ayo Usir Penyakit - Hari keempat

Selasa, 04 April 2017
0 comments

Di hari keempat hafidz sakit ini kami memutuskan untuk membawa hafidz ke tukang pijat bayi, dengan pertimbangan mungkin dengan dipijat badannya agak enakan dan penyembuhannya bisa lebih cepat. Selain itu hafidz juga baru bisa berjalan dan tidak bisa diam, jatuh itu sudah biasa bagi hafidz. Siapa tau ada uratnya yang keseleo jadi bisa sekalian mengobati salah-salah urat.

Dari tukang pijat langganan hafidz kami mendapatkan nasihat untuk menghindari buah-buahan dan gorengan dulu untuk hafidz juga sebaiknya mandi paginya jangan terlalu pagi. Kami simpan baik-baik nasihat tersebut.

Ketika dipijat hafidz menangis dan seperti hendak kabur sampai-sampai harus dipegangi oleh 3 orang. Setelah selesai dipijat, saat perjalanan pulang hafidz langsung tertidur pulas. Bahkan ketika sampai di rumah pun ia masih tertidur. Oalah nak, badanmu sudah agak enakan ya, jadi bobonya pulas.

Selain dipijat, ikhtiar yang kami lakukan tetap sama seperti hari sebelumnya, yaitu madu, habbatussauda, kunyit+kencur, dijemur, aromatheraphy, dada & punggung hafidz ditepuk-tepuk. Ada penambahan penggunaan balsem untuk meringankan batuknya hafidz di hari keempat ini.

Alhamdulillah setelah bangun tidur batuk & pileknya hafidz sudah jauh berkurang. Hafidz jadi tambah aktif lagi deh. Namun, hidungnya masih juga mampet. Menyusunya jadi jauh berkurang, positifnya jadi bisa tidur tanpa menyusu. Ketika malam hari juga tidak begitu rewel. Tidurnya nyenyak sampai-sampai baru bangun jam 6 pagi.

Alhamdulillah Yaa Rabb

Evaluasi : Terus berikhtiar karena kita tidak tahu ikhtiar mana yang membuahkan hasil. Berpikiran terbuka terhadap saran dari orang lain. Ambil yang kita rasa sesuai, buang yang tidak sesuai.

#TantanganHariKe8
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

#ODOPfor99days
#days27

Baca selengkapnya »

Family Project Kami : Ayo Usir Penyakit - Hari Ketiga

Minggu, 02 April 2017
0 comments

Di hari ketiga hafidz sakit batuk pilek ini, bunda dan hafidz kebagian tugas jaga rumah, karena yang lainnya sedang ikut berjualan di cfd taman bungkul.

Pagi harinya bunda sudah memasakkan hafidz sup krim jagung, ayam, wortel agar hafidz mudah menelan dan bisa menghabiskan banyak. Alhamdulillah sarapan paginya habis, bunda menyuapi hafidz di teras lantai 2 agar tidak bosan dan menghindari kejadian jalan-jalan sampai pegel tapi makannya tidak habis. Alhamdulillah berhasil.

Setelah itu hafidz di jemur tanpa menggunakan baju sampai berkeringat di tempat jemur baju di lantai 2. Alhamdulillah ingusnya meler terus dan bisa tidur nyenyak selama 3 jam dari jam 9-12.

Selama hafidz tidur bunda browsing-browsing bagaimana treatment menghadapi anak balita yang batuk pilek, menonton via youtube bagaimana caranya fisioterapi anak yang batuk pilek, sampai mengikuti tips-tips untuk menjalani pengobatan batuk pilek di rumah. Alhamdulillah mendapat sedikit pencerahan. Bunda jadi tau bagaimana caranya menepuk-nepuk dada dan punggung anak agar dahaknya mudah dikeluarkan dan cara menguap yang benar, yaitu sambil menepuk-nepuk punggung anak.

Siangnya bunda membuatkan obat tradisional untuk hafidz, yaitu kunyit dan kencur diparut, kemudian diberi air hangat, saring, tambahkan madu kemudian minumkan pada si kecil. Meminumkannya pun jangan pas setelah makan, jeda agak lama setelah makan baru diminumkan agar makanan yang masuk tidak dimuntahkan kembali.

Manusia hanya bisa berencana. Setelah diatur sedemikian rupa dalam meminumkan obat tradisionalnya, hafidz tetap saja memuntahkan makanan yang sudah masuk ke perutnya.

Hafidz masih rewel ketika menyusu. Langsung menangis sambil berteriak-teriak apabila diajak tidur sambil nenen. Mbah utinya menawarkan bantuan untuk menggendong hafidz sampai tertidur. Setelah tertidur, kemudian di bawa ke kamar ternyata hafidz bangun, nangis jejeritan kembali. Ia  ingin jalan-jalan di luar padahal sudah malam dan sepi di luar. Akhirnya bunda dan ayah membujuk hafidz dengan berbagai cara agar bisa stay di kamar. Setelah cukup lama ikhtiar bujuk-membujuk hafidz, hafidz pun bisa tidur nyenyak tanpa nenen. Alhamdulillah.

Evaluasi : saat sakit dan dalam posisi mengantuk, anak mencari sesuatu yang membuat ia nyaman. Ketika menyusu tidak lagi membuatnya nyaman, ia mencari pelampiasan yang lain untuk bisa membuatnya nyaman dan kemudian tertidur. Ayah dan bunda harus ekstra sabar.

#TantanganHariKe7
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

#odopfor99days
#day26

Baca selengkapnya »

Family Project Kami : Ayo Usir Penyakit - Hari Kedua

0 comments

Di hari kedua hafidz sakit batuk pilek ini, ingusnya hafidz masih terus keluar dan ada sedikit batuk. Mungkit akibat ada ingusnya yang tertelan. Hafidz masih aktif sama seperti hari biasanya. Mondar-mandir tanpa henti. Efek baru bisa berjalan.

Bunda agak sedikit kliyengan seperti mau flu. Langsung konsumsi madu batuk biar tidak semakin menjadi.

Di saat badan yang kurang enak seperti ini, bunda jadi kurang sabar menghadapi hafidz. Pagi harinya bunda menyuapi hafidz, hafidz mondar-mandir tidak mau diajak duduk. Walhasil makanannya tidak habis. Siang harinya kondisi makannya pun tidak jauh beda dan berakhir dengan hafidz yang menumpahkan air putih ke dalam mangkoknya. Bunda emosi, tapi cuma bisa menangis dan diam. Lalu mengambil jeda sejenak menyuapi hafidz, masuk ke kamar dan menangis serta merenung. Merasa diri ini kurang sabar menghadapi anak. Setelah itu ayah dan hafidz masuk ke kamar mencairkan suasana kembali. Bunda pun leleh.

Malam harinya hafidz agak susah ditidurkan karena hidungnya yang mampet mengganggu ketika menyusu. Kami pun menguapi hafidz kembali agar hidungnya bisa plong, tak lupa meneteskan minyak aromatherapy di bajunya. Setelah itu hafidz diajak ke kamar mbah uti dan mbah kungnya dan akhirnya tertidur. Setelah tertidur barulah ia dipindahkan ke kamar hafidz.

Evaluasi : masih mencari cara untuk mempercepat penyembuhan hafidz dengan pengobatan alami tanpa obat-obatan kimia.

#TantanganHariKe6
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

#ODOPfor99days
#day25

Baca selengkapnya »

Family Project Kami : Ayo Usir Penyakit - Hari pertama

Sabtu, 01 April 2017
0 comments

Berhubung mulai kemarin sore hafidz sakit batuk pilek, family project kami jadi berubah temanya menyesuaikan kondisi hafidz. Temanya berubah menjadi "Ayo Usir Penyakit".

Penyakit batuk pilek memang sudah menjadi langganan hafidz. Sebagai pencegahan, kami rutin memberikan madu dan habbatussauda juga jus buah-buahan yang mengandung vitamin c. Namun, entah mengapa penyakit batuk pilek ini masih suka mampir di tubuhnya hafidz.

Setiap hafidz sakit kami usahakan untuk memberikan pengobatan alami terlebih dahulu. Kali ini hafidz   kami berikan madu dan habbatussauda dengan kuantitas lebih banyak, banyak minum air putih, aroma theraphy untuk hidung tersumbat, dan penguapan untuk mengeluarkan ingus. Kami juga memberikan air rebusan waluh putih, karena kemarin hafidz ada sedikit demam. Alhamdulillah hari ini sudah tidak demam lagi.

Ketika sakit hafidz biasanya agak rewel, namun kali ini ia tidak begitu rewel. Tetap aktivitas tanpa henti. Jalan mondar-mandir, geser-geser kursi, tidak mau duduk maunya jalan dan berdiri. Makannya juga masih banyak seperti biasa, tapi kadangkala bikin makan hati bundanya kalau makannya gak bisa anteng. Untung ada ayah dan mbah utinya yang memberikan bala bantuan disaat bundanya sudah menyerah menyuapi hafidz. Yaa Allah berikanlah hambaMu kesabaran dan kekuatan dalam mengasuh hafidz. Aamiin.

Karena hidungnya yang tersumbat ingus, jadi hafidz agak kurang nyaman ketika menyusu. Keadaan ini membuat dia uring-uringan. Jadi mencari pengalihan yaitu bermain di luar kamar. Ketika mau tidurpun jadi agak susah karena keadaan tersebut. Akhirnya mbah utinya yang menggendongnya sampai hafidz tertidur.

Evaluasi : masih mencari bagaimana caranya mengeluarkan ingus hafidz agar hafidz bisa bernapas dengan lega dan bisa menyusu lagi dengan nyaman.
Besok bunda mau mencoba menjemur hafidz pada pagi hari dan memberikan air perasan kunyit dan kencur. Semoga bisa meringankan batuk dan pilek hafidz. Aamiin

#TantanganHari5
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

#odopfor99days
#day24

Baca selengkapnya »

Family Project Kami : Quality Morning - Hari keempat

Rabu, 29 Maret 2017
0 comments

Alhamdulillah di hari keempat ini kami diizinkan untuk bisa silaturrahim ke rumah orang tua saya di semarang. Jadi untuk project hari keempat ini kami sesuaikan dengan kondisi di rumah orang tua tetapi tetap membawa value keluarga kami.

Walaupun badan terasa capek karena perjalanan surabaya-semarang, namun alhamdulillah masih bisa bangun pas adzan subuh. Setelah sholat subuh kemudian lanjut tilawah bunda memeriksa keadaan rumah, apa yang bisa bunda kerjakan. Memanaskan masakan, memasak air dan cuci piring adalah pekerjaan pertama yang terlihat. Ayah mandi terlebih dahulu. Setelah beres semua, hafidz bangun. Ayah memandikan hafidz, bunda mempersiapkan baju hafidz. Setelah itu bunda yang gantian mandi pagi.

Sengaja kami menyelesaikan rutinitas pagi kami lebih pagi karena kami berencana mengajak jalan-jalan hafidz ke pasar sekalian membeli keperluan "perut" kami.

Jalan-jalan ke pasar kali ini ternyata cukup membuat hafidz excited. Setiap melihat ayam, hafidz spontan mengejarnya. Bunda harus selalu waspada, memastikan hafidz dalam keadaan aman. Dia senang sekali melihat suasana baru yang jarang ditemui di sekitar rumahnya. Jarak tempuh rumah-pasar yang jauhnya sekitar 1 km tidak terasa ketika kami sedang membersamai si kecil. Tidak terasa capek maupun lelah, yang ada hanya perasaan senang dan puas bisa membeli kebutuhan kami secara mandiri dan membersamai si kecil melihat dunia baru. Olahraga dapet, jalan-jalan dapet, family bonding dapet, belajar dengan si kecil juga dapet.

Evaluasi hari ini adalah kadang kita merasa berat akan sesuatu sebelum menjalaninya. Seperti bunda yang kaget ketika ayah mengajak kami jalan kaki ke pasar. "Ah, capek yah. Mending naik motor saja" kata bunda waktu itu. Tapi ayah terus membujuk agar bisa jalan kaki ke pasar. Ternyata setelah menjalaninya malah bunda tidak terasa capek sama sekali, malah senang dengan pengalaman ini.

#TantanganHariKe4
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

#Odopfor99days
#days23



Baca selengkapnya »

Family Project Kami : Quality Morning - hari ketiga

0 comments

Project kami di hari ketiga ini agak berbeda dengan hari biasanya karena hari ketiga yang bertepatan di hari minggu yang biasanya kami rutin berjualan baju anak di taman bungkul. Kali ini yang berjualan hanya ayah saja, bunda di rumah mempersiapkan keperluan untuk mudik ke semarang.

Ayah seperti biasa sudah bangun jam setengah 4 untuk persiapan berjualan dan jam 4 sudah berangkat. Bunda baru bisa keluar kamar jam setengah 5 setelah menyusui hafidz. Setelah selesai sholat subuh bunda langsung ke dapur, memasak perkedel kentang. Mbah uti sudah memasak sayur sop, jadi bunda memasak perkedel kentang daging sebagai pelengkap. Lumayan bisa buat bekal perjalanan di kereta api dan ahamdulillah ayah suka sekali dengan perkedel kentang bunda.

Setelah selesai memasak, bunda memandikan hafidz dan menyiapkan sarapan untuk hafidz. Alhamdulillah dibantu mbah dhe nya untuk menyuapi hafidz dan mengajak jalan-jalan. Jadi bunda bisa mandi, sarapan dan packing.

Setelah menikah dan punya anak ternyata kegiatan packing memerlukan skill yang lebih tinggi berhubung printilannya yang harus dibawa banyak dan tempatnya yang terbatas jadi bunda harus memutar otak agar barang bawaan bisa masuk semua ke dalam koper dan tas sekaligus tidak ada yang tertinggal.

Setelah packing, bunda masih sempat mencuci baju dan olah raga tipis-tipis di tempat jemuran baju. Alhamdulillah agenda hari ketiga bisa berjalan lancar dan hasil jualannya juga lumayan banyak.

Evaluasi hari ketiga : ketika packing bunda terlalu fokus pada printilan dan melupakan hal yang penting yaitu lupa membawa dompet yang berisi KTP. Jadilah 30 menit sebelum keberangkatan kami panik. Alhamdulillah bisa diperbolehkan masuk oleh petugas KAI. Jadi mendapatkan pelajaran yang berharga yang nancep banget di dalam ingatan.

#TantanganHariKe3
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

#odopfor99days
#days22

Baca selengkapnya »

Family Project Kami : Quality Morning - Hari Kedua

Sabtu, 25 Maret 2017
0 comments

Hari ini kami memulai family project kami, yaitu Quality Morning. Hari ini kami harus bisa mandiri, mengurus keperluan sendiri plus keluarga, karena ibu mertua sedang piknik. Dimulai dari Bunda yang bangun jam 4 pagi lanjut mandi dan sholat tahajud, witir, tilawah, kemudian membangunkan ayah. Ketika ayah dan bunda hendak sholat subuh, ternyata hafidz terbangun. Memang jadwal bangun paginya antara jam 4-5 pagi. Akhirnya kami mengajaknya sholat subuh berjamaah.

Setelah sholat subuh, bunda persiapan masak. Hafidz ternyata lebih tertarik ikut bunda memasak daripada beraktivitas bersama ayah. Jadilah bunda memasak dengan ditemani hafidz. Tak lama kemudian ayahnya bisa mengajak hafidz untuk mandi pagi. Setelah mandi pagi, hafidz diajak mbah kungnya jalan-jalan. Walaupun jam 6 sarapan hafidz sudah siap, namun sarapannya masih di skip dulu karena hafidz sedang kurang mood makan.

Alhamdulillah jam setengah 7 bunda sudah bisa menyelesaikan memasak. Dari memasak nasi, lauk, pecel, soto ayam, mengukus jagung & nasi tim untuk hafidz dan menghangatkan masakan kemarin. Ternyata aku bisa menyelesaikan semua tanpa ibu. Ayah kebagian tugas membantu bunda mencuci piring dan mengantarkan makanan ke mbah buyutnya hafidz. Ayah dan bunda pun bisa sarapan pagi tepat waktu, tinggal hafidz yang belum sarapan. Jam setengah 8 hafidz baru pulang dari jalan-jalan kemudian sarapan bersama mbah kung.

Alhamdulillah hari ini semua berjalan lancar walaupun tanpa kehadiran ibu di rumah. Evaluasi untuk besok adalah hari ini bunda lupa untuk berolah raga dan bersih-bersih kamar. Keburu hafifz masuk kamar minta nenen. Semoga pagi besok lebih berkualitas lagi.

#tantanganharike2
#level3
#myfamilymyteam
#kuliahbunsayIIP

#ODOPfor99days
#day21

Baca selengkapnya »

Family Project Kami : Quality Morning - Hari pertama

Jumat, 24 Maret 2017
0 comments

Alhamdulillah penugasan kuliah bunda sayang IIP kali ini semakin menantang. Kami diberikan kesempatan untuk belajar membuat family project. Setelah berdiskusi dengan suami, kami memutuskan untuk mengambil tema "Quality Morning".

Mengapa Quality Morning? Kami ingin memenangkan pagi kami. Dengan pagi yang berkualitas akan membuat produktivitas kami meningkat dan bertambah semangat untuk mengerjakan aktivitas selanjutnya.

Quality morning kami dimulai dari bangun tidur sebelum subuh, sholat tahajud & witir, dilanjut tilawah. Sambil menunggu adzan subuh bunda bisa mencicil mempersiapkan masakan. Ayah tilawah sambil stand by jika hafidz terbangun. Quality morning kami dilanjut dengan sholat subuh berjamaah. Setelah itu bunda memasak. Maksimal jam 6 makanan sudah siap. Apabila hafidz terbangun, ayah yang mengambil alih peran beraktivitas bersama hafidz. Bisa belajar mengaji atau membaca buku hewan kesukaannya. Jam setengah 6 hafidz waktunya mandi pagi. Bisa bersama ayah kalau bunda masih repot, atau bersama bunda ketika bunda selesai memasak. Jam 6 hafidz sudah rapi dan siap-siap sarapan pagi. Sarapan pagi hafidz bersama ayah, bunda mandi pagi lanjut beberes kamar. Setelah selesai bunda menggantikan ayah menemani hafidz sarapan. Ayah gantian mandi pagi. Setelah itu waktunya hafidz jalan-jalan pagi. Ini adalah kegiatan wajib yang diminta hafidz setiap harinya. Jalan-jalan pagi bisa bersama ayah bunda atau mbah nya. Ketika hafidz sedang jalan-jalan pagi bunda bisa berolahraga di rumah atau di taman. Setelah itu ayah dan bunda bisa sarapan pagi atau sarapan pagi dulu baru jalan-jalan. Jam delapan kami sudah siap di rumah untuk menghadapi pekerjaan.

Itulah rencana Quality Morning kami. InsyaaAllah kami niatkan untuk memulainya esok hari. Bismillah semoga bisa berjalan dengan lancar.

#TantanganHari1
#Level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunsayIIP

#odopfor99days
#day20

Baca selengkapnya »
 
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Clock

About Me

Foto saya
I am balancing person... Trying to keep all of things in my life balance.. Now I'm trying to make my life more useful to others by learning and sharing more, earning and giving more.

networkedblogs

© 2010 Keep Balancing Design by Dzignine
In Collaboration with Edde Sands • Ping • Lebanese Girls