Welcome to my blog temans.... Jangan lupa tinggalkan comment yaa...
Tampilkan postingan dengan label passion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label passion. Tampilkan semua postingan

To be an Entrepeneur

Selasa, 02 Oktober 2012
1 comments
It's been a long time I'm not posting my blog. Menulis di blog ini lagi itu seperti "pulang kampung". Kembali kepada "the place that I belong to". Banyak alasan yang membuat aku urung untuk menulis. Alasan yang mungkin aku buat-buat sendiri... :D Tapi kecintaanku untuk menulis selalu membuatku terpanggil untuk menguraikan apa yang ada dalam pikiranku lewat tulisan. Selain untuk kepuasan batin, menulis juga membuatku bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan kepada orang lain.

Oke, Let's Start....

Postingan kali ini berjudul "To be an entrepreneur". Kenapa aku memilih judul ini, karena saat ini aku sedang berproses untuk menjadi entrepreneur. Seperti ulat yang sedang berproses menjadi kupu-kupu, aku menikmati semua pembelajaran yang aku dapatkan.  

Pertama yang harus dipersiapkan untuk menjadi pengusaha adalah mindset. Mindset ini sangat penting. Having an entrepreneur mindset itu tentang bagaimana kita berpikir & memandang segala sesuatu dari sudut pandang seorang pengusaha. Mindset inilah yang akan mempengaruhi semua tindakan yang kita lakukan. Mindset seperti processor dalam suatu PC/laptop. Jika Processor sudah baik dan up to date, maka PC atau laptop tersebut akan dengan mudah diinstall software-software yang akan digunakan. Namun, apabila processor tersebut ketinggalan jaman atau bahkan rusak, maka software yang kita inginkan tidak dapat diinstall ke dalam PC/laptop kita karena tidak compatible.  

Kedua, kita harus menyiapkan "goal" atau mimpi yang akan kita raih. Apasih tujuan kita menjadi pengusaha. Mimpi-mimpi apa yang dari dulu kita gantungkan dan sampai sekarang belum kita raih. let's recheck our goal.. apakah tujuan tersebut masih self oriented ??? Saya selalu ingat sabda Rasullullah SAW : sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat (kurang lebih seperti itu, CMIIW). Jadi, menurut saya seorang pengusaha itu bukanlah orang yang egois dan mementingkan dirinya sendiri. Tapi justru dengan menjadi pengusaha, kita harus bisa menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain.  

Ketiga, memiliki keyakinan akan kemampuan diri adalah point selanjutnya yang harus kita miliki. Apa yang terjadi jika kita sendiri saja tidak yakin akan kemampuan kita, apalagi orang lain. Keyakinan ini bisa ditumbuhkan dengan menggali potensi-potensi diri kita. Mengembangkan potensi-potensi tersebut sebagai modal awal dalam kita membuka usaha. Modal yang terpenting itu tidak selalu tentang uang atau materi. Justru modal terbesar itu ada dalam diri kita masing-masing, yaitu potensi diri kita yang sudah dianugerahkan oleh ALLAH SWT.  

Keempat, ACTION!!!!! Seorang pengusaha bukanlah orang yang diam di tempat, do nothing. Seorang pengusaha harus lebih banyak action. Namun, bukan action sekedar action. Pengusaha juga harus selalu proaktif, menunda respon untuk berpikir langkah apa yang harus diambil. Jadi tidak sekedar action perbuatan, tetapi juga action dalam pemikiran.  

"To be an entrepreneur is not just about profession, 
It's about mindset, 
It's about character, 
It's about passion,
It's about way of life. "

Sekian postingan singkat dari saya, semoga bisa bermanfaat...

FIGHT!!!

-NIA-
Baca selengkapnya »

Bertindak dengan Hati

Sabtu, 11 Februari 2012
0 comments
Postingan kali ini aku beri judul "Bertindak dengan Hati". Mengutip salah satu hadist yang berbunyi :

"Sesungguhnya pada jasad ( tubuh manusia ) ada segumpal darah, apabila ia baik maka baiklah seluruh anggota jasad, dan apabila ia rusak maka rusaklah seluruh anggota jasad, sesungguhnya ia adalah hati ( HR Bukhori )"

Mungkin ada yang bertanya "Kenapa harus hati, bukan otak?"

Berdasarkan hadits di atas, baik buruknya apa yang dilakukan seluruh anggota badan tergantung oleh hati, jika hati seseorang baik, maka apa yang dilakukan seluruh anggota badan akan sinkron dengan apa kata hatinya. Namun, jika hati seseorang "tertutup" maka orang tersebut akan lebih mengikuti nafsunya. Otak menurut saya lebih cenderung pada kemampuan berpikir dan memecahkan masalah. That's why orang yang kemampuan berpikirnya tinggi, Intelligence Quotient-nya juga tinggi.

Sebenarnya semua orang dilahirkan dengan hati yang bersih dan suci. Tinggal bagaimana seseorang menjaga hatinya tetap bersih, sehingga dapat dengan mudah untuk mendengarkan kata hatinya. Orang yang paling jahat sedunia sekalipun pasti di dalam hatinya ada terbersit walaupun sedikit perasaan bahwa apa yang dilakukannya itu salah. Namun, dia tidak menggunakan hati untuk bertindak. Kata hati itulah yang harus sering-sering kita dengarkan, karena disitulah tempat datangnya petunjuk dari Allah SWT.

"Mengapa sih harus mendengarkan kata hati?"

Kata hati itu tidak pernah bohong. Kalau salah dia bilang salah, kalau benar dia bilang benar. Dengan mengikuti kata hati, kita akan lebih terarah menjalani hidup.
Tentu saja di jalan yang benar. Setiap akan melakukan sesuatu, cobalah tanyakan ke hatimu dengan pikiran yang tenang apakah hal tersebut baik atau buruk. Insya Allah kita akan diberikan petunjuk dari Allah SWT dan terjaga dari sesuatu yang buruk.

Dengan mendengarkan kata hati, kita bisa lebih mengenal diri kita sendiri. Coba, apa yang kita rasakan ketika melakukan hobi yang kita sukai? pasti bersemangat, bergelora, menggebu-gebu, dst. Nah, itulah yang dinamakan passion. Setiap orang bisa memiliki passion yang berbeda-beda karena passion itu anugerah dari Sang Pencipta yang diselipkan di setiap hati manusia. Dengan mendengarkan kata hati, kita bisa menemukan apa sebenarnya passion kita. Just do an activity that is make you happy to find your passion.

Yang terakhir, hati adalah sumber dari segala ketulusan. Pernah ga sih ngerasa bahagiaaaa sekali setelah membantu orang lain dengan tulus? Pernah. Yak, kalau jawabannya pernah berarti tindakan tersebut memang bersumber dari hati. Dengan hati yang tulus, kita akan lebih mudah untuk berempati kepada orang lain, peka terhadap apa yang dirasakan orang lain, dan terdorong untuk membantu orang lain yang membutuhkan bantuan. Di zaman yang serba komersil sekarang ini, mungkin susah ya mencari orang tulus menolong ketika kita sedang dalam kesulitan. Mungkin memang susah, tapi tidak akan sesusah ini apabila setiap orang memulai dari diri sendiri untuk menolong orang terlebih dahulu dengan tulus sebelum pada gilirannya nanti kita membutuhkan pertolongan orang lain. Apa yang kita tanam, itu yang kita tuai.

Selamat mempraktekkan

just follow your heart...
Baca selengkapnya »
 
Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman

Clock

About Me

Foto saya
I am balancing person... Trying to keep all of things in my life balance.. Now I'm trying to make my life more useful to others by learning and sharing more, earning and giving more.

networkedblogs

© 2010 Keep Balancing Design by Dzignine
In Collaboration with Edde Sands • Ping • Lebanese Girls